in the name of Allah the most gracious the most mercyful

Tampilkan postingan dengan label PERSEMBAHAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERSEMBAHAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Agustus 2014

entahlah

Ketika kenyataan jauh dari pengharapan, maka denting pilu pun mengalun bersama tetesan air mata yang jatuh... aku bahagia bisa sampai pada detik ini demi memperjuangkan kita, walau kitapun tak mampu meraba akhir dari semua...
Aku berharap, perjalanan panjang takkan pernah menjadi semu, meskipun kita tetap sulit tuk bersatu...
Mungkin dunia enggan melihat kebahagiaan kita, mungkin juga ada yang lebih baik dari ini semua, entahlah aku lelah menebaknya...
Biarkan waktu yang menghantarkan kisah ini... apapun akhirnya.

Kamis, 17 April 2014

Air Mata


kureguk getir hingga ke ampas
mengais tanpa ada rasa sabar
terpuruk dengan lebam yang mengeras
hingga jatuh, terserak tanpa dasar

kemana air mata tadi pergi
kulihat ia tadi di sini
mengoyak kelopakku yang sayu,
menggelantung di bulu mataku yang sendu

Jumat, 04 April 2014

(Lupa) Merencanakan Sebuah Akhir


Kita hidup dengan segudang keinginan. Beberapa dari kita sangat serius dalam memenuhinya. Berbagai target kita buat, mulai dari yang besar hingga yang kecil. Mulai dari jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang. Setelah target ditentukan, kita buat strategi pencapaiannya step by step dan mulailah kita melangkah untuk mewujudkannya.

Persiapan yang matang mutlak diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal. Begitu pula dengan target-target yang telah kita susun dalam hidup kita, butuh perencanaan matang dalam menyusunnya. Rencana yang jelas ibarat sebuah peta yang akan menuntun kita mencapai tujuan. Peta akan memberikan arah kemana kaki ini harus melangkah terlebih dahulu, perkiraan waktu dan jarak tempuh perjalanan, yang nantinya akan memudahkan kita untuk menentukan bekal apa saja yang harus kita persiapkan.

Jumat, 27 Desember 2013

BUKU Pelangi Peradaban

Setiap kata berpadu menciptakan warna, setiap warna bercampur meneduhkan mata layaknya Pelangi. Kami memang kecil dihadapan Peradaban, tapi setidaknya kami mampu menciptakan karya yang sederhana ini, silahkan miliki segera karya anak bangsa yang terhimpun dalam komunitas Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang UIN Aalauddin, Makassar.
 



Selasa, 25 Desember 2012

masihkah ?


masihkah kita akan berbicara dengan hati
memandang dibalik layar seakan tak berjarak
sembari menyisir lembah surya keabadian
dengan cahaya dan suara kita yang menyanyikan cinta

Senin, 24 Desember 2012

jika saja..

Aku hanya sepi yang tak mau kau jabarkan
Aku hanya sendiri yang tak ingin bertemu ruang
Jika kerinduan hujan masih tak bisa menetes disisiku
Maka sendiri hanya akan jadi bayang yang tak menentu

Sabtu, 22 September 2012

karena-MU

ku mulai darimana, ketika ketiadaan rasa bertumbuh asa dan logika berkata yya, lama kah?

ku mulai darimana, awal tiada nama, berjalin kata, berkata rasa, memupuk asa-doa-usaha, lama, berakhir dimana?

Rabu, 12 September 2012

-

Aku yang sedang merindukan-Mu
Merentas mimpi tentang indahnya kebahagiaan
Belajar mengenal takdir
Menapaki goresan dan getaran hati
Menunggu tawa setelah tangis menitiki

Sabtu, 25 Agustus 2012

di kota mimpi kita

Kau mungkin tak akan pernah peduli bagaimana saat pertama kali kita saling kenal. Seperti pagi yang tak pernah kau pikir kenapa ia terus datang padahal malam selalu tampak lebih puitis daripada puisi manapun. Ia juga lebih sunyi dalam keheningan di langit-langit kamarku. Semua orang tiba-tiba saja melupakan dunia yang penuh dengan kesibukan, pertengkaran dan perdebatan tentang kebenaran. Apakah kau mengingatnya?

Jumat, 24 Agustus 2012

47

.... Setiap 47 langkah aku slalu menoleh. ..
Mencarimu,
Aku belum bisa berada di satu hitam atau putih..
Maka aku berada di titik abu-abu.
Berdirilah,
Untuk merengkuhku ke satu titik itu.
Dan aku akan berdiri disampingmu.

FITRI

Fitri... aku tak tahu alasan yang tepat kenapa harus menuliskan ini untukmu, padahal kita telah bertemu beberapa hari yang lalu. Beberapa hal dalam hidupku memang selalu kutuliskan, tak terkecuali tentangmu.

Kau tahu, saat hari menjelang sebenarnya aku malas menghitungnya. Aku malas menghitung waktu Fitri. Itu adalah pekerjaan paling sia-sia dan memuakkan. Aku pernah sekali melakukannya dan kudapati jantungku berdegup dengan ritme yang tidak wajar. Karena dalam setiap waktuku yang kosong tanpamu, rinduku berkali lipat.

Senin, 13 Agustus 2012

aku percaya

Hujan kali ini benar-benar menghujamkan air
Penuh kiasan terpapar lewat curahnya
Sementara sepi tetap saja mengulum hati
Dan aku coba menjerit meski hanya didalam hati.

Minggu, 12 Agustus 2012

bacalah akuu !!

Setiap anak manusia itu unik dan punya mimpinya masing-masing, benar? Saya percaya betapa nyatanya impian-impian yang mengalir pada setiap detakan jantung, di jantungku, jantungmu dan jantung setiap orang. Namun hal tersebut akan tetap maya jika tanpa dibarengi realisasi yang sepadan. Menurut saya, salah satu langkah awal mencapai impian itu adalah dengan menuliskannya. Jangan hanya disimpan dalam memori, disembunyikan dalam hati atau ditutup rapat dalam kotak akal. Untuk setiap hal-hal yang ingin dilakukan, tuliskanlah. Gunakan tangan untuk menuliskannya. Mungkin untuk mencapainya perlu usaha dan doa yang luar biasa, apalagi dibutuhkan jangka waktu yang tidak sedikit, tapi setidaknya kita sudah memulainya, di sini.

aku (perempuan) & kau (bintang)

Aku perempuan
kau adalah bintang
aku sedang terdiam dalam malam
mencari warna selain hitam
mencari terang yang menawan

Selasa, 10 Juli 2012

karena mu

Cahaya itu datang kepada ku dan berkata “apakah aku sudah cukup memberimu terang?”

Aku menjawab “belum..”

“apakah karena bentukku masih sabit?” tanya mu lagi

“entahlah...” jawab ku bingung

Dengan diiringi perginya chaya itu, lalu cahaya itu datang lagi sambil berkata seperti dulu “apakah aku sudah memberimu terang?”

Akupun menjawab “belum..”

“kenapaa?!” suara cahaya itu terdengar begitu keras seperti membentak, lanjutnya lagi.. “Bukankah aku sudah purnama, seisi dunia ini bisa begitu nyata.. mengapa kau masih kurang terang juga?”

“entahlah.. mungkin aku sudah buta disaat kau gerhana.. karena ketika kau sabit aku sakit, ketika kau purnama aku merana, dan ketika kau gerhana aku sirna”

hujan..

Hujan...

Saat ini aku tengah memandangmu, menengadahkan wajahku ke langit. Engkau jatuh dari gumpalan awan hitam nan pekat dengan bunyi gemerisik lembut. Tiba-tiba saja aroma tanah yang pertama kali tersentuh olehmu melenyapkan segala kegelisahan dan kegalauan di hati ku.

Hujan...

Senin, 09 Juli 2012

S U B U H

Subuh...
Perjalanan malam telah selesai
Bintangpun mulai mengatup
Riuh jagad langit menyepi

Jumat, 06 Juli 2012

tak ingin detik ku berlari

Saya kadang lupa hari ....
Bukan karena melewati mimpi yang terlampau panjang
Bukan juga karena terlalu bersemangatnya saya menikmati nadi hidup

Karena ternyata,
Tanpa kompromi waktu menjauh begitu saja
Panasnya mentari cepat menjadi rintik hujan
dan bungapun telah memekarkan kuncupnya, memberi satu warna lagi pada alam

i b u

Ini tentang tempat dimana aku pernah singgah saat jadinya aku sebagai seorang manusia
Tempat dimana aku dirancang dengan apik oleh sang Tuhan
Tempat dimana aku ditanamkan rasa cinta yang pertama dari malaikat penjagaku
Tempat dimana aku merasa begitu nyaman terlindungi dengan dinding yang benar-benar kokoh
Tempat dimana aku bisa merasakan kasih sayang sejati sang bidadari

Minggu, 01 Juli 2012

^_^

Malam itu hening tanpa bintang, tapi aku merasa bulan yang membundar sempurna di langit sana tengah menatapku, seakan sinarnya menembus atap dan menghempas plafon kamarku bersama angin yang berhembus.. Ada segurat rasa yang tertinggal, kau tahu.. aku tetap menunggu hingga tanda hijau muncul di profil mu. Aku berharap detik ku tak berlari terlalu cepat.. sebab ini giliran malam ku.. 

 
ever after Blogger Template by Ipietoon Blogger Template